Kata “bi” dalam ayat ini ada yang mengartikan keseluruhan bagian kepala, ada juga yang mengartikan sebagian. 1. Membasuh seluruhnya. Pendapat ini didukung oleh Imam Malik, Al Muzani, Al Juba’i, Ibnu ‘Ulayah, dan salah satu riwayat dari Imam Ahmad, seperti yang tertera di kitab Nailul Authar. Yakni bagi mereka jika tidak seluruhnya maka Wudhu dengan membasuh sepatu atau kaus kaki diperbolehkan. Wudhu (Ilustrasi) REPUBLIKA.CO.ID, Islam banyak memberikan kemudahan atau keringanan kepada umatnya dalam melaksanakan ibadah ketika kondisinya dalam keadaan udzur atau terdapat kendala atau tidak normal seperti biasanya. Misalnya saja bolehnya seorang bertayamum sebagai pengganti wudhu Dan, cara ini tentu sangat meringankan, khususnya buat wanita yang kesulitan berwudhu di tempat umum, lantaran tidak menemukan tempat wudhu yang tertutup. Yang penting tangan yang basah ini bisa menyentuh rambut sehingga rambut itu ikut basah. Saat berwudhu di suatu tempat seperti masjid dan lainnya, seringkali banyak dijumpai jamaah pria. Menyikapi kondisi mendesak tersebut, seorang wanita berkerudung terkadang saat mengambil wudhu di sebuah masjid tidak membuka hijab atau kerudungnya. 1. Gerakan pertama dalam berwudhu… A. Membasuh Tangan dan siku B. Membasuh muka Wajah dan tangan hingga siku Pipi dan telinga 2. Cara menyucikan dari hadas kecil adalah dengan cara… A. Membuang sampah C. Berwudhu B. Mandi D. Makan enak 3. Berikut adalah air yang boleh digunakan berwudhu, kecuali… A. Air keran C. Air hujan 14. Perbesar. Luar biasa. Ternyata berwudhu punya sederet manfaat keren yang baik untuk kesehatan. Apa saja? Liputan6.com, Jakarta - Wudhu merupakan salah satu syarat sah sholat. Selain itu, berwudhu juga termasuk amalan sunnah yang dianjurkan dalam agama Islam agar diri tetap dalam keadaan suci, baik laki-laki maupun perempuan. Tata Cara Wudhu yang Benar. Berikut adalah tata cara wudhu yang baik dan benar, langkah demi langkah; 1. Membaca Niat. Tata cara wudhu yang pertama adalah membaca doa niat wudhu Latin dan Arab seperti yang tertera di atas. Niatkan bahwa segala ibadah yang dilakukan hanya diniatkan untuk Allah SWT semata. Setelah niat, dilanjutkan dengan membaca Rukun Wudhu dan Tata Cara Pelaksanaannya. Senin, 21 November 2022 | 09:30 WIB. Sebagai seorang muslim kita senantiasa diwajibkan berwudhu ketika akan melaksanakan shalat dan beberapa ibadah yang mengharuskan berwudhu. Tanpa bersuci dari hadats kecil, shalat yang dilakukan dalam situasi normal (bukan rukhsah) tidak sah karena tidak memenuhi syarat. Berdasarkan hadits di atas, maka urutan wudhu yang benar sesuai sunnah Nabi SAW ialah: 1. Berniat wudhu dengan membaca doa berikut, Arab latin: Nawaitul whuduua liraf'il hadatsil asghari fardal lillaahi ta'aalaa. Artinya: "Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardhu karena Allah Ta'ala," 2. Hal ini penting. Tentu semua orang sudah memahami bahwa hubungan suami istri baik itu bermesraan ataupun hubungan dalam bentuk lain, hendaknya tidak dilakukan di tempat umum atau tempat yang ada orang lain, sebab tidak diperkenankan aurat dilihat oleh orang yang bukan mahramnya serta wujud dari rasa malu yang pasti dimiliki oleh orang yang beriman. LlMC2k.